TRIBUNBANTENCOM - Berikut ini bacaan Surat Yasin lengkap dari ayat 1-83 dalam tulisan Arab dan latin. Surat Yasin merupakan surat ke-36 dalam Al-Qur'an. Baca juga: Lafadz Niat Salat Tahajud, Lengkap dengan Cara dan Waktu yang Tepat untuk Melaksanakannya. Bacaan Surat Yasin ayat 1-83 dalam tulisan Arab, latin, dan terjemahannya: Membalassakit hati, ini surat yasin buat musuh jatuh sakit - Surat Yasin ini memang bisa dibilang surat didalam ayat suci Al-Qur'an paling terkenal terutama dikalangan umat muslim tentunya. Karuniakanlah kepada kami ketakwaan dan istiqomah. Tajuk surah yasin ayat 19 Bagikan Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar. Demikiahlahsharing kami pada kali ini, yaitu membagikan salah satu khasiat yang bisa diambil dari potongan surat yasin ayat 82, latinnya yaitu "Innamaa amruhuuu izaaa araada shai'an ai-yaquula lahuu kun fa-yakuun" yang bagi sebagian orang meskipun terpaksa digunakan untuk bisa dibilang kejahatan, yaitu sebagai santet untuk membuat musuhnya yang memberikan dia rasa sakit hati, menjadi sakit dan jatuh kehidupannya. Artinya Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikannya, kebaikan apa yang terdapat padanya, kebaikan apa yang dibawanya dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya, keburukan yang ada padanya dan keburukan yang dibawanya" Demikianlah yang bisa kami bagikan pada kesempatan ini mengenai doa apabila ada angin ribut. Sekian لِتُنْذِرَقَوْمًا مَّآ اُنْذِرَ اٰبَاۤؤُهُمْ فَهُمْ غٰفِلُوْنَ litunżira qaumam mā unżira ābā`uhum fa hum gāfilụn agar engkau memberi peringatan kepada suatu kaum yang nenek moyangnya belum Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd. – Surat Yasin ayat 60 menjelaskan bahwa Allah telah mengambil perjanjian kepada manusia agar tidak menyembah setan. Namun, masih banyak yang menyembah selain Allah, padahal mereka adalah musuh yang nyata. Baca Juga Surat Yasin Ayat 59, Barisan Orang Bertakwa dan Kafir ألَمْ أَعْهَدْ إِلَيْكُمْ يَا بَنِي آَدَمَ أَنْ لَا تَعْبُدُوا الشَّيْطَانَ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ “Bukankah Aku telah mengambil perjanjian dengan kalian wahai Anak Adam agar kalian tidak menyembah syaithan?! Sesungguhnya dia adalah musuh nyata bagi kalian.” Dilansir channel telegram TAFSIR AL-QUR’AN yang mengambil sumber buku “TAFSIR SURAT YAASIN”, Ustaz Abu Utsman Kharisman, dalam ayat ini, Allah mencela para pendosa dan mereka yang beribadah kepada selain Allah. Setiap peribadatan kepada selain Allah, sesungguhnya itu adalah peribadatan kepada Syaithan, meski secara dzhahir seseorang menyembah kepada Malaikat atau para Nabi. Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا ثُمَّ يَقُولُ لِلْمَلَائِكَةِ أَهَؤُلَاءِ إِيَّاكُمْ كَانُوا يَعْبُدُونَ 40 قَالُوا سُبْحَانَكَ أَنْتَ وَلِيُّنَا مِنْ دُونِهِمْ بَلْ كَانُوا يَعْبُدُونَ الْجِنَّ أَكْثَرُهُمْ بِهِمْ مُؤْمِنُونَ 41 “Dan ingatlah pada hari Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada Malaikat”Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?” Malaikat-Malaikat itu menjawab”Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka. Bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu Saba’ 40-41. Penjelasan Syaikhul Islam Ibn Taimiyyah dalam Majmu’ Fataawa. Orang-orang musyrikin yang menyembah berhala dan menganggap itu sebagai anak perempuan Allah, sesungguhnya mereka menyembah Syaithan, sebagaimana Allah berfirman إِنْ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ إِلَّا إِنَاثًا وَإِنْ يَدْعُونَ إِلَّا شَيْطَانًا مَرِيدًا “Tidaklah mereka menyembah selain-Nya kecuali berhala yang diberi nama perempuan, dan tidaklah mereka menyembah kecuali syaithan yang durhaka. An-Nisaa’ 117. Disarikan dari Tafsir Adhwaa-ul Bayaan karya Syaikh Muhammad al-Amiin asy-Syinqithy 3/41. Segala macam bentuk penyelisihan terhadap perintah Allah, sesungguhnya itu adalah ketaatan kepada Syaithan. Segala macam kekafiran dan kemaksiatan adalah bentuk ketaatan dan peribadatan kepada Syaithan Tafsir as-Sa’di. Dalam ayat ini, Allah mencela orang-orang yang menyembah’ Syaithan. Para Ulama Ahlut Tafsir banyak yang menjelaskan bahwa makna menyembah’ itu adalah mentaati perintah Syaithan dalam melanggar aturan-aturan Allah. Syaikh Ibn Utsaimin menjelaskan bahwa mentaati selain Allah dalam hal-hal yang melanggar syariat Allah adalah salah satu bagian dari ibadah. Sebagaimana orang-orang Yahudi dan Nashara yang disebut oleh Allah sebagai menjadikan pemuka-pemuka agama mereka sebagai tuhan-tuhan selain Allah karena pengikut Yahudi dan Nashara itu tunduk kepada pemuka-pemuka agamanya dalam hal-hal yang jelas melanggar aturan-aturan Allah. Baca Juga Surat Yasin Ayat 57 dan 58 Tentang Penduduk Surga Musuh yang Nyata Seorang Sahabat Nabi Adi bin Hatim saat masih Nashrani beliau menghadap Nabi dengan berkalung salib. Melihat hal itu Nabi memerintahkan kepada beliau untuk melempar salib tersebut. Kemudian Nabi membaca surat At-Taubah, di antaranya adalah ayat 31 dari surat At-Taubah tersebut. Kemudian Adi bin Hatim menyatakan Kami dulu tidak menyembah pemuka-pemuka agama tersebut. Kemudian Nabi shollallahu alaihi wasallam bertanya أَلَيْسَ يُحَرِّمُوْنَ مَا أَحَلَّ اللهُ فَتُحَرِّمُوْنَهُ وَ يُحِلُّوْنَ مَا حَرَّمَ اللهُ فَتَسْتَحِلُّوْنَهُ ؟ “Bukankah ketika mereka para pemuka agama itu mengharamkan yang Allah halalkan, mereka Ahlul Kitab mengharamkannya juga dan ketika mereka para pemuka agama itu menghalalkan yang diharamkan Allah mereka Ahlul Kitab juga menghalalkannya? Adi bin Hatim menyatakan, “Ya, benar. Kemudian Nabi shollallahu alaihi wasallam menyatakan فَتِلْكَ عِبَادَتُهُمْ “Maka itulah bentuk peribadatan mereka kepada para pemuka agamanya.” At-Tirmidzi, atThobarony, al-Baihaqy, lafadz sesuai atThobarony dihasankan al-Albany. Di dalam ayat ini Allah jug menjelaskan bahwa Syaithan adalah musuh yang nyata. Musuh adalah pihak yang selalu berusaha menimpakan kesusahan, kerugian, dan keburukan bagi pihak yang dimusuhinya. [Cms] Jakarta - Surat Yasin merupakan surat Makkiyah ke-36 dalam Al-Qur'an. Surat ini kerap dibaca umat muslim terutama dalam pengajian karena disebut memiliki keutamaan dan manfaat bagi yang SAW dalam sebuah hadits menyebutkan bahwa surat Yasin merupakan jantung dari Al-Qur'an. Dalam hadits tersebut disebutkan juga bawa keutamaan membacanya sama dengan sepuluh kali menghatamkan Al-Qur' Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabdaإِنَّ لِكُلِّ شَىْءٍ قَلْبًا وَقَلْبُ الْقُرْآنِ يس َمَنْ قَرَأَ يس كَتَبَ اللَّهُ لَهُ بِقِرَاءَتِهَا قِرَاءَةَ الْقُرْآنِ عَشْرَ مَرَّاتٍArtinya "Setiap sesuatu ada jantungnya. Jantungnya Al-Quran adalah surat Yasin. Siapa yang membaca surat Yasin, Allah menulis baginya pahala seolah-olah ia telah mengkhatamkan sepuluh kali Al Quran." HR. Darimi dan Tirmidzi.Di Indonesia, ada kebiasaan untuk membacakan surat ini pada Kamis malam atau malam Jumat. Akan tetapi surat Yasin dan berbagai surat dalam Al-Qur'an tentunya baik untuk dibaca pada waktu mendatangkan kebaikan, surat Yasin juga baik dibacakan kepada orang yang telah mendekati SAW bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, diceritakan Ma'qil bin Yasarقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ اقْرَءُوا ‏{‏ يس ‏}‏ عَلَى مَوْتَاكُمْ ‏Artinya "Rasulullah SAW berkata, "Bacakanlah Surat Yasin pada orang yang akan meninggal." HR. Abu DawudDengan berbagai keutamaan yang dimiliki, berikut khasiat dan ayat serta terjemahan surat Yasin!Khasiat Surat YasinDilansir dari buku Misteri Surat Yasin oleh Ustadz Syamsudin Noor berikut 8 khasiat dalam Surat YasinMeraih ampunan, rahmat, syafa'at, dan berkahMenyembuhkan sakitMempermudah terkabulnya hajatMenambah umur, rezeki, dan kesehatanMenghilangkan rasa lapar dan dahagaMengaburkan pandangan lawan/musuhMeringankan siksa kuburMemudahkan keluarnya ruh saat ajalAyat dan Arti Surat Yasinيسٓ1. yā sīn. Yaa siinوَالْقُرْآنِ الْحَكِيمِ2. wal-qur`ānil-ḥakīm. Demi Al Quran yang penuh hikmah,إِنَّكَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ3. innaka laminal-mursalīn. Sesungguhnya kamu salah seorang dari rasul-rasul,عَلَىٰ صِرَٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ4. 'alā ṣirāṭim mustaqīm. yang berada diatas jalan yang lurus,تَنْزِيلَ الْعَزِيزِ الرَّحِيمِ5. tanzīlal-'azīzir-raḥīm. sebagai wahyu yang diturunkan oleh Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang,لِتُنذِرَ قَوْمًا مَّآ أُنذِرَ ءَابَآؤُهُمْ فَهُمْ غَٰفِلُونَ6. litunżira qaumam mā unżira ābā`uhum fa hum gāfilụn. Agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka حَقَّ ٱلْقَوْلُ عَلَىٰٓ أَكْثَرِهِمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ7. laqad ḥaqqal-qaulu 'alā akṡarihim fa hum lā yu`minụn. Sesungguhnya telah pasti berlaku perkataan ketentuan Allah terhadap kebanyakan mereka, kerena mereka tidak جَعَلْنَا فِىٓ أَعْنَٰقِهِمْ أَغْلَٰلًا فَهِىَ إِلَى ٱلْأَذْقَانِ فَهُم مُّقْمَحُونَ8. innā ja'alnā fī a'nāqihim aglālan fa hiya ilal-ażqāni fa hum muqmaḥụn. Sesungguhnya Kami telah memasang belenggu dileher mereka, lalu tangan mereka diangkat ke dagu, maka karena itu mereka مِنۢ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّا وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَأَغْشَيْنَٰهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُونَ9. wa ja'alnā mim baini aidīhim saddaw wa min khalfihim saddan fa agsyaināhum fa hum lā yubṣirụn. Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding pula, dan Kami tutup mata mereka sehingga mereka tidak dapat عَلَيْهِمْ ءَأَنذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ10. wa sawā`un 'alaihim a anżartahum am lam tunżir-hum lā yu`minụn. Sama saja bagi mereka apakah kamu memberi peringatan kepada mereka ataukah kamu tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan تُنذِرُ مَنِ ٱتَّبَعَ ٱلذِّكْرَ وَخَشِىَ ٱلرَّحْمَٰنَ بِٱلْغَيْبِ ۖ فَبَشِّرْهُ بِمَغْفِرَةٍ وَأَجْرٍ كَرِيمٍ11. innamā tunżiru manittaba'aż-żikra wa khasyiyar-raḥmāna bil-gaīb, fa basysyir-hu bimagfiratiw wa ajring karīm 11. Sesungguhnya kamu hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah walaupun dia tidak melihatnya. Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang نَحْنُ نُحْىِ ٱلْمَوْتَىٰ وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا۟ وَءَاثَٰرَهُمْ ۚ وَكُلَّ شَىْءٍ أَحْصَيْنَٰهُ فِىٓ إِمَامٍ مُّبِينٍ12. innā naḥnu nuḥyil-mautā wa naktubu mā qaddamụ wa āṡārahum, wa kulla syai`in aḥṣaināhu fī imāmim mubīn. Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk yang nyata Lauh Mahfuzh.وَاضْرِبْ لَهُمْ مَثَلًا أَصْحَابَ الْقَرْيَةِ إِذْ جَاءَهَا الْمُرْسَلُونَ13. waḍrib lahum maṡalan aṣ-ḥābal-qaryah, iż jā`ahal-mursalụn. Dan buatlah bagi mereka suatu perumpamaan, yaitu penduduk suatu negeri ketika utusan-utusan datang kepada أَرْسَلْنَا إِلَيْهِمُ اثْنَيْنِ فَكَذَّبُوهُمَا فَعَزَّزْنَا بِثَالِثٍ فَقَالُوا إِنَّا إِلَيْكُمْ مُرْسَلُونَ14. iż arsalnā ilaihimuṡnaini fa każżabụhumā fa 'azzaznā biṡāliṡin fa qālū innā ilaikum mursalụn. yaitu ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan utusan yang ketiga, maka ketiga utusan itu berkata "Sesungguhnya kami adalah orang-orang di utus kepadamu".قَالُوا مَا أَنْتُمْ إِلَّا بَشَرٌ مِثْلُنَا وَمَا أَنْزَلَ الرَّحْمَٰنُ مِنْ شَيْءٍ إِنْ أَنْتُمْ إِلَّا تَكْذِبُونَ15. qālụ mā antum illā basyarum miṡlunā wa mā anzalar-raḥmānu min syai`in in antum illā takżibụn. Mereka menjawab "Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti kami dan Allah Yang Maha Pemurah tidak menurunkan sesuatupun, kamu tidak lain hanyalah pendusta belaka".قَالُوا رَبُّنَا يَعْلَمُ إِنَّا إِلَيْكُمْ لَمُرْسَلُونَ16. qālụ rabbunā ya'lamu innā ilaikum lamursalụn. Mereka berkata "Tuhan kami mengetahui bahwa sesungguhnya kami adalah orang yang diutus kepada kamu".وَمَا عَلَيْنَا إِلَّا الْبَلَاغُ الْمُبِينُ17. wa mā 'alainā illal-balāgul-mubīn. Dan kewajiban kami tidak lain hanyalah menyampaikan perintah Allah dengan jelas".قَالُوا إِنَّا تَطَيَّرْنَا بِكُمْ ۖ لَئِنْ لَمْ تَنْتَهُوا لَنَرْجُمَنَّكُمْ وَلَيَمَسَّنَّكُمْ مِنَّا عَذَابٌ أَلِيمٌ18. qālū innā taṭayyarnā bikum, la`il lam tantahụ lanarjumannakum wa layamassannakum minnā 'ażābun alīm. Mereka menjawab "Sesungguhnya kami bernasib malang karena kamu, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti menyeru kami, niscaya kami akan merajam kamu dan kamu pasti akan mendapat siksa yang pedih dari kami".قَالُوا۟ طَٰٓئِرُكُم مَّعَكُمْ ۚ أَئِن ذُكِّرْتُم ۚ بَلْ أَنتُمْ قَوْمٌ مُّسْرِفُونَ19. qālụ ṭā`irukum ma'akum, a in żukkirtum, bal antum qaumum musrifụn. Utusan-utusan itu berkata "Kemalangan kamu adalah karena kamu sendiri. Apakah jika kamu diberi peringatan kamu bernasib malang? Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampaui batas".وَجَاءَ مِنْ أَقْصَى الْمَدِينَةِ رَجُلٌ يَسْعَىٰ قَالَ يَا قَوْمِ اتَّبِعُوا الْمُرْسَلِينَ20. wa jā`a min aqṣal-madīnati rajuluy yas'ā qāla yā qaumittabi'ul-mursalīn. Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas-gegas ia berkata "Hai kaumku, ikutilah utusan-utusan itu".Lanjutan surat Yasin ayat 21-83 >> Home Tips Rabu, 03 Agustus 2022 - 2319 WIBloading... Surat Yasin bisa menjadi wasilah untuk menyembuhkan orang sakit. Caranya, orang yang sakit meminum air yang telah dibacakan Surat Yasin. Foto/Ist A A A Dalam berbagai riwayat, Surat Yasin يس disebutkan memiliki fadhilah dan khasiat yang luar biasa. Tak hanya untuk orang meninggal dunia, Surat Yasin juga bisa dijadikan wasilah untuk kesembuhan orang Yasin merupakan surat ke-36 dalam Al-Qur'an, terdiri 83 ayat dan termasuk surat Makkiyah diturunkan di kota Makkah. Kandungan Yasin meliputi pokok-pokok keimanan, tanda-tanda kekuasaan Allah, peringatan kematian, hari akhir, kisah Nabi dan perjuangan para Hadis memang disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda yang artinya "Bacakanlah Surat Yasin atas orang yang hampir mati di antara kamu." Riwayat Abu Dawud dan Nasa'i. Hadis ini sahih menurut Ibnu Roudhotut Thoolibiin II/97, disunnahkan membacakan Surat Yasin pada orang yang sakit keras Sakaratul Maut sebagian para Tabi'in juga mensunnahkan dibacakan Surat Ar-Ra'du. Menurut Ibnu Kastir, Surat Yasin yang dibacakan untuk orang yang sakaratul maut dimaksudkan agar rahmat dan berkah diturunkan kepadanya sehingga ruhnya dapat keluar dengan mudah atas izin bagaimana cara membaca Surat Yasin untuk orang sakit? Dalam satu riwayat disebutkan "Barangsiapa membaca Surat Yasin dan As-Shaffat di malam Jumat, Allah mengabulkan permintaannya." HR Abu Daud dari Al-Habr. Hadis ini dihukumi lemah oleh para ulama, namun tidak mengapa jika diamalkan untuk fadhoil pendapat lain mengatakan, Surat Yasin bisa menjadi wasilah perantara untuk menyembuhkan orang sakit. Caranya, orang yang sakit meminum air yang telah dibacakan Surat Yasin, dengan kayakinan bahwa Allah lah yang menyembuhkan sakit. Ini termasuk ruqyah syar'i yang dibolehkan dalam syariat. Selain Surat Yasin, bisa juga menambahkannya dengan membaca surat Al-Fatihah pada air, dua surat Al-Muawidzatain Surat Al-Falaq dan An-Nas, dan Ayat Kursi. Baca Juga MG/Khofidhotul Umahrhs khasiat surat yasin surat yasin surah yasin amalan penyembuh sakit yasin Artikel Terkini More 2 jam yang lalu 4 jam yang lalu 5 jam yang lalu 5 jam yang lalu 6 jam yang lalu 7 jam yang lalu Ada adat kebiasaan dalam masyarakat muslim, jika ada yang sakit, terutama kalau sakitnya sudah agak tidak ketolongan, biasa membacakan surat Yasin. Apakah ini boleh ? Mungkin juga orang masa kini bertanya, mana dalilnya ? Segala sesuatu kan harus ada dalil jelas dari Quran dan haditsnya, kalau nggak, pasti dikatain bid'ah. Saya disini nggak akan pakai dalil dulu, Saya hanya pakai pendapat pribadi saja. Menurut Saya, membaca Surat Yasin atau surat lainnya kepada orang yang sakit itu sah-sah saja selama niatnya adalah berdoa minta kesembuhan tawashul kepada Allah dengan kebaikan berupa amaliah membaca surat Yaasin atau lainnya. Pernahkah Anda membaca sebuah hadits yang meriwayatkan tentang 3 orang yang terkunci di dalam gua dan tidak ada jalan keluar. Tidak ada jalan kecuali hanya berdoa kepada Allah plus menggunakan washilah atau tawassul dengan amaliah soleh mereka. Dengan menyebutkan amaliyah mereka kepada Allah dan meminta solusi, akhirnya pintu gua terbuka dan mereka bisa keluar lagi. Dengan qias di atas, maka menurut Saya, bolehlah kita berdoa kepada Allah minta kesembuhan orang yang sakit, namun agar doanya cepat diijabah, sebelum melakukan permintaan doa, diawalilah dengan melakukan amaliah berupa membaca Surat Yasin. Apakah harus surat Yaasin saja ? Tentu tidak, yang penting amaliah soleh, bisa baca surat lain, solawat, dzikir, sedekah, dan lainnya. Hanya saja mungkin di masyarakat kita, yang paling mudah adalah membaca Al Quran dalam hal ini jantung atau qalbunnya Al Quran yakni surat Yasin. Hanya saja yang perlu diwaspadai adalah salah doa dari keluarga yang merawatnya. Sebab seringkali ada kejadian, saking sudah lamanya sakit dan capai merawat, tak sabar malah minta doa agar yang sakit segera dicabut saja nyawanya dengan alasan kasihan dengan penderitaan si sakit, padahal mungkin saja si sakit malah lebih sabar dari yang merawat. Dengan minta doa seperti itu, itu pertanda kesabaran kita sudah tidak ada atau lebih jelasnya, itu sama saja dengan berputus dari rahmat Allah alias putus asa. Sementara Allah melarang kita berputus asa sesuai dengan dalil dalam Al Quran Surat Yusuf ayat 87. Lalu bagaimana jika si sakit malah bertambah parah dan sepertinya sudah diambang menuju gerbang kematian atau sakaratul maut ? Maka untuk kasus ini, banyak sekali keterangan yang menjelaskan, baik itu dari hadits Nabi dan juga diperkuat oleh pendapat para ulama, bahwa memang dianjurkan untuk membacakan Yaasin kepada mereka yang akan segera meninggal atau sedang sakaratul maut. Tujuannya apa ? Tidak lain dan tidak bukan adalah untuk mempermudah keluarnya ruh, sebab saat dicabut nyawa, sekujur tubuh dari kepala sampai kaki akan terasa sakit dan disaat itu, orang diuji kesabarannya. Makanya, dianjurkan juga ketika seseorang menghadapi sakaratul maut, dibacakan di teinganya lafadz tahlil agar keimanan dan keislamannya kuat. Tentu saja semakin cepat nyawa keluar, akan semakin bagus karena penderitaan saat itu bisa dilewati, walaupun belum tentu setelah nyawa keluar, kita bisa bebas kesana kemari tanpa kesakitan. Nabi saja yang menjadi pemimpin umat ini, saat dicabut nyawanya oleh malaikat, tetap merasa sakit. Bahkan beliau berdoa, kalau bisa semua sakit yang akan dihadapi umatnya, diberikan kepada Nabi saat itu karena saking kasihannya dan cintanya Nabi kepada umatnya. Lalu bagaimana dengan kita sebagai umatnya, dengan apa kita mengejewantahkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW ? Selain itu, menurut beberapa riwayat, dengan cara membaca Yasin untuk orang sakit, secara nyata mungkin kita tidak bisa melihat apa-apa, tapi secara kasat mata, ketika surat Yasin dibacakan, maka malaikat akan hadir sebab dibacakan Yasin itu dan ikut menyaksikan dan mendoakan agar matinya dalam keadaan iman dan islam. Kita tahu bahwa doanya malaikat akan selalu dikabul oleh Allah, sebab malaikat adalah makhluk mulia tanpa dosa, sehingga doanya pasti didengar oleh Allah dan dikabulkan. Itulah yang bisa Saya sampaikan seputar niat dan tata cara membacakan surat Yasin khususnya bagi orang yang sakit demi kesembuhan penyakit dan dari sakaratul maut. Baca pula artikel lainnya - cara membaca yasin untuk orang yang sudah meninggal - manfaat membaca yasin untuk orang meninggal Ilustrasi Fadhilah Surat Yasin, sumber foto Kesembuhan dan Fadilah Surat Yasin“Sesungguhnya Allah azza wa jalla Ketika mencintai suatu kaum, Dia akan menguji mereka, menguji dengan musibah, siapa yang ridho dengan musibah itu dengan ujian Allah, maka Allah akan ridho kepadanya. Sebaliknya, siapa yang marah dengan musibah itu maka dia akan mendapatkan murka dari Allah.” HR. Ahmad dan Tirmidzi.“Rasulullah saw. Membaca surah Yasin pada waktu pagi” HR At Tabrani dalam Al Ausat, 3903; Al Hasami mengatakan bahwa para perawinya shahih; Majmu’uz Zawaid, 2/11. Dalam hadist lain disampaikan dari Ata bin Rabbah “Telah sampai kepadaku bahwa Rasulullah saw. Bersabda, Siapa yang membaca surah Yasun pada awal siang, kebutuhan-kebutuhannya akan terpenuhi.’” HR Ad Darimi, 2/457

surat yasin buat musuh jatuh sakit